Selain dikenal sebagai petilasan Pangeran Samber Nyawa, Gunung Gambar menyimpan sejarah tentang Kyai Gading Mas, tetua cikal bakal desa. Seusai kemerdekaan
Meski menyimpan sejarah panjang sebagai bagian dari kerajaan
Menjadi bagian dari
Selama bertapa Samber Nyawa menyusun strategi penyerangan terhadap Belanda. Tempat pertapaan itu kini hanya tersisa berupa batuan- batuan besar di atas bukit. Bekas berupa empat tapak kaki di batuan keras yang diyakini milik Samber Nyawa masih bisa dilihat hingga sekarang. Selain itu ada tapak kaki kuda sebagai kendaraannya.
Pangeran Samber Nyawa sempat menyusun strategi peperangan dengan menggambar peta serangan di atas bukit itu sehingga dikenal sebagai Gunung Gambar. Seusai bertapa, Pangeran Samber Nyawa memulai peperangan melawan Belanda dari Wonogiri.
Di Wonogiri Samber Nyawa berjumpa dengan seorang janda yang menjamu makanan bubur panas. Janda tersebut mengajari tentang cara memakan bubur panas harus dimulai dari pinggir sebelum menghabiskan bagian tengahnya. Lalu, muncullah ide strategi perang dengan menghancurkan musuh dari pinggir baru ke tengah.
Meski menyimpan cerita sejarah, Gunung Gambar bagi anak-anak tetap hanyalah sebagai salah satu area bermain.
Bertapa Sekilas dilihat dari kaki bukit, puncak dari bukit batu yang dikenal sebagai Gunung Gambar ini seperti tak terdaki, hanya tonjolan batuan berwarna hitam di atas bukit. Namun, setelah melewati pintu gerbang bergaya
Sejak Samber Nyawa bertapa di Gunung Gambar, dusun di sekitar bukit tersebut diganti sebutan menjadi Dusun Gunung Gambar dari sebelumnya Dusun Gempol. Gunung Gambar sempat ramai dikunjungi ketika masa Orde Baru, terutama karena ibu negara Tien Soeharto yang berasal dari
Jika pada masa Orde Baru keramaian pengunjung digambarkan lebih ramai dari pasar malam.Mereka yang berkunjung biasanya orang-orang yang ingin mencari pengayoman. Tempat ini mulai ramai pada satu Sura atau saat tahun baru. Saking sepinya, tempat loket tiket sudah hampir ambruk
Biasanya yang dapat kekayaan dan kehormatan itu adalah mereka yang datang dari tempat jauh. Bagi kami, warga sekitar, cukuplah perlindungan, kesehatan, dan keamanan yang selama ini sudah kami rasakan,


Tidak ada komentar:
Posting Komentar